Minggu, 20 Januari 2008

Sehari sebelum event !!!!@@@

Sehari sebelum event !!!!@@@

Sehari sebelum event hampir separuh dari anggota haninana mendapat musibah yaitu kami tak lulus dalam assitensi tulisan untuk tugas lab sistem operasi...alhasil kami semua stres + pusingnya minta ampun karena ini merupakan kegagalan pertama kami dalam assistensi !!!

Itu semua sempat membuat kami down dan tak punya semangat lagi untuk mengerjakan event kami yang harus dan harus dilaksanakn esok harinya,tapi disinilah dibutuhkan sebuah konsekuensi dari pilihan yang sudah kami pilih,event kami harus tetap berjalan walaupun dalam kondisi fisik dan psikis yang tidak memungkinkan.

Tepat pukul 21.00 kami sepakat untuk berkumpul dirumah salah satu anggota dari haninana yang rumahnya paling jauh,,dalam perjalanan menuju rumah salah satu dari anggota haninana tersebut kami pun mendapat cobaan lagi yaitu ban mobil dari leader haninana bocor dan tidak satupun diantara kami anggota haninana yang bisa mengganti ban mobil,so...kami semua cewek,dan bengkelpun tak ada lagi yang buka karena pada saat itu sudah pukul 22.10 malam,tapi malam itu allah masih berpihak pada kami karena dengan perasaan yang harap-harap cemas syukur alhamdulillah masih ada tambal ban yang buka.

Setiba kami dirumah salah satu anggota dari haninana,tak salah lagi dugaan kami dia sudah tidur...tapi untung saja dengan semangat 45 kami membangunkan nya dan tanpa pikir panjang lagi kami mulai menyalakan laptop yang pada malam itu rencananya kami akan memburning kaset dulu...tapi sekali lagi kami mendapat cobaan yang begitu membuat kepala kami pusing tujuh keliling yaitu master linux “ubuntu” yang di berikan oleh p’roel (dosen mata kuliah sistem operasi kami) tidak sengaja dan kami tak tau terjadinya dimana kaset itu patah dalam bungkusannya (maaf yach pak’!!!) dan kami belum mengcopynya dalam laptop.

Kami pun memutuskan untuk menelpon dan mengsms teman-teman lain yang sekiranya mempunyai copyan dari master ubuntu versi 7.04,kamipun mendapatkanya tapi sudah sangat tidak mungkin kaset itu kami ambil malam itu juga karena sudah sangat tengah malam yaitu sekitar pukul 00.35 dan malam itu kami sepakat untuk tidur dan bangun pukul 04.00 untuk memprint pamflet karena berhubung pamfletnya sudah dan sudah didesain.

Esok harinya pamflet sudah diprint dan kami pun janjian dengan teman yang mempunyai kaset copyan ubuntu tersebut dan kami mem‘burning’nya dirumah salah satu anggota teman kami.

Event...event...event...event........^_^ !!!

Rabu, 09 Januari 2008

Sahabat kuy’

Sahabat kuy’

Seusiaku dikampus ini, sudah begitu banyak kisah yang kulalui bersama kalian, dan ini bukanlah waktu yang singkat bagiku tuk mendalami sekaligus mengenali jiwa kita masing-masing

Apa yang kita alami kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan kita mempunyai nilai yang indah.

Bagiku, persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan tumbuh bersama karenanya...

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Terkadang persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Yaa…seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Seorang sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan senyuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap mementingkan diri sendiri.

Aku yakin, semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orangpun berhasil mendapatkannya.

Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

All about fakultasQ and angkatanQ……


Setelah lulus sekolah menengah atas alhamdulillah aku masih diberikan kesehatan dan rejeki kepada kedua orangtuaQ tentunya,sehingga aku masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan studiku keperguruan tinggi,,,

Walaupun jurusan yang sedang aku coba dan terus aku coba untuk menekuninya ini bukan pilihanku dari awal tapi alhamdulilillah disini atau di fakultasku sekarang aku menemukan atau mendapat banyak pengalaman baru dan teman-teman baru tentunya yang sangat baiklah,,,(heheheheeee)

Vista 06 itulah nama angkatanQ,,,yang dimana orang2xitu pada aneh-aneh bin ajaib..tapi aku senang bisa bertemu mereka semua karena dibalik semua keanekaragaman asal dan kebiasaan teman2Q itu aku jadi lebih mengerti arti hidup ini sebenarnya !!!!!

Meraih cinta yang hakiki


Cinta palsu merupakan cinta tingkatan yang terendah ,Cinta semu adalah tingkatan tengah-tengah. Dan Cinta hakiki merupakan cinta tingkat tinggi. Cinta yang harus dimiliki oleh kaum mislimin adalah cinta yang hakiki.

Memang, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun siapapun dapat mencapainya syaratnya, mau dan sungguh-sunngguh beserta terus berupaya meraihnya

Berdasarkan komponen cinta ada empat langkah yang secara simultran harus dilakukan,Keempat langkah itu adalah:

1. Dasarnya adalah aqidah dan syariat

Di dalam Al-Quran Allah Rabbul ‘Alamin menjelaskan yang artinya:

Katakanlah:”Jika kamu(benar-benar)mencintai Allah,ikutilah aku,niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”Allah maha pengampun lagi maha penyayang .Katakanlah :”Ta’atilah Allah dan Rasulnya,jika kamu berpaling,maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.TQS.Ali’Imran [3]:31.

Ibnu katsir menyatakan ayat mulia ini mengahakimi orang-orang yang mengaku mencintai Allah SWT tetapi tidak berada di jalan Muhammmad maka pengakuannya tersebut dusta hingga ia mengikuti syariat yang dibawa Muhammad dan agama (din ) yang dibawa beliau dalam semua perbuatan dan perkataannya sebagaimana sabda nabi,” barang siapa berbuat suatu perbuatan yang tidak berasal dari urusan (agama)kami maka hal itu ditolak.

Meraih cinta yang hakiki sekali lagi, jadikan syariat Islam sebagai pijakan dalam berbuat.

2. Tetapkan mahbub yang benar

Konsekuensi dari penetapan syariat Islam sebagai dasar adalah hanya mencintai sesuatu yang dibenarkan oleh syariat. Mencintai apapun yang dilarang oleh syariat berarti telah melanggar prinsip menjadikan syariat sebagai dasar.

Setiap cinta akan dipertautkan maka perlu dilihat apakah Al-Quran dan As-Sunnah membolehkannya. Bila ya,teruskan.Bila tidak,janganlah menorehkan cinta apa yang diharamkan oleh Allah SWT, ia akan mencintai Allah dan Rasul-Nya, ketakwaan dan orang yang bertakwa, kebajikan dan perilakunya, sabar dan penyabar, ketawakalan dan petawakalan, keadilan dan penegak keadilan, kesucian dan pelaku menyucikan diri, dan perjuangan dan pejuang islam yang kokoh membentuk satu bangunan. Sebaliknya,ia tidak menaruh cintanya pada setan sebagai musuh nyata,kekafiran dan kaum kafir, penghianatan dan penghianat, kezhaliman dan tukang Zhalim, kemaksiatan dan tukang maksiat, serta kemunafikan dan munafik.

3.Sikap Jiwa

Cinta hakiki bukan sekedar tampak secara lahiriah melainkan lahir dari kedalaman sikap jiwa, dibuktikan dalam sikap zhahir.Tentu,yang mengetahui isi hati kita adalah Allah SWT dan kita sendiri. Orang lain tidak dapat mengetahuinya, inilah justru yang menunjukkan apakah cinta yang kita berikan itu sejati.

MAKNA HIDUP


Banyak orang tidak paham untuk apa ia hidup di dunia ini, sehingga kehidupannya bebas tanpa batas seperti yang kita lihat dalam masyarakat Barat atau dinegara kita sendiri. Mereka biasa berhubungan seksual tanpa melewati pernikahan, mengambil harta yang bukan haknya, membunuh, menipu, merampok, berpakaian telanjang, makan dan minum yang haram.

Orang-orang seperti diatas disebut tidak memahami arti hidup. Bagaimana seseorang mampu memahami arti hidup?, maka ia harus mampu memecahkan tiga persoalan mendasar berikut:

Dari mana saya berasal?
Untuk apa saya hidup didunia ini?
Kemana saya setelah mati?

Darimana saya berasal?


Ini merupakan pertanyaan yang wajar dan sesuai dengan fitrah manusia, bahkan seorang anak kecil-pun akan bertanya dari mana ia sebelum dilahirkan dan paling-paling ibunya menjawab bahwa ia berasal dari perut ibunya. Tetapi kita sebagai manusia dewasa yang berakal tentu tidak akan puas dengan jawaban dari perut ibu kita, untuk itu Sang Maha Pencipta telah memberikan informasi tentang keberadaan kita melalui wahyu-Nya yang tercantum dalam Al-Quran.

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik (Al-Mukminun 12-14).

(Dialah Tuhan) yang memulai penciptaan manusia dari tanah, kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina (mani) (As-Sajdah 7).

Dan banyak ayat dan hadist lain yang menjelaskan bahwa Allah swt yang menciptakan kita, perkawinan, kehamilan dan kelahiran merupakan perantara saja dari proses penciptaan manusia oleh Allah swt.

Untuk apa saya hidup didunia ini?


Allah swt secara tegas menyatakan bahwa Ia menciptakan kita semata-mata untuk menyembah-Nya, artinya menjalankan semua perintah-Nya dan meninggalkan semua larangan-Nya.

Aku ciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembah-Ku (Adz-Dzaariyat 56).

Seorang manusia pada saat mencapai baligh, maka semua hukum syara’ (syari’at Islam) terbebani kepada dirinya (taklif).
Ia harus tahu perintah yang harus dilakukan dan larangan yang harus ditinggalkan. Setiap gerak langkahnya harus diukur dari kacamata syari’at, dia wajib menjalankan ibadah shalat, puasa, zakat dan haji, kewajiban sebagai suami dan istri, kewajiban menutup aurat, makanan yang halal, menghindari mengambil yang bukan haknya (suap, komisi, dan lain-lain.), tidak mengambil riba, kewajiban da’wah, jihad, dan lain-lain.

Mereka bisa saja mengaku beragama Islam tetapi tidak menjalankan perintah agama, bahkan ibadah ritual seperti: shalat, puasa, zakat dan haji-pun tidak dilakukan. Padahal Islam tidak sebatas ibadah ritual semata, Islam mengatur seluruh sisi kehidupan kita, seperti: sistem sosial (mu’amalah), ekonomi (iqtishadi), politik (siyasah), peradilan dan sanksi (‘uqubat), dan lain-lain.

Syari’at Islam melalui Al-Quran dan sunnah tidak akan melewatkan satu hal-pun dalam mengatur kehidupan manusia, karena aturan tersebut datang dari Sang Maha Pencipta yang tahu persis kebutuhan manusia dari dulu, sekarang dan akan datang.

Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, telah Aku cukupkan atas kalian nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagi kalian (Al-Maidah 3).

Mereka yang memahami arti hidup maka setiap gerak langkahnya dalam mengarungi kehidupan selalu mengacu kepada syari’at, ia akan selalu berhati-hati dalam berbuat, lebih baik menunda sejenak dalam berbuat sebelum ia tahu persis apakah hal tersebut halal atau haram. Inilah manusia yang bertaqwa dan akan selamat dalam menempuh kehidupan dunia serta beruntung di akhirat nanti.

Orang-orang yang mengabaikan syari’at Allah swt, merekalah orang yang merugi karena mereka telah mengorbankan kehidupan akhirat yang abadi dengan mengutamakan kehidupan dunia yang sementara. Rasulullah saw menganalogikan kehidupan dunia “Bagaikan berteduh sejenak dibawah pohon (dunia) dalam menempuh perjalanan panjang yang abadi (akhirat)”. Kehidupan dunia bagaikan senda gurau belaka yang menyilaukan dan seharusnya akhiratlah tujuan utama kita.

Hai orang-orang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi (Al-Munafiqun 9).

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda-gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (Al-An’am 32).

Adapun orang yang melampui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya (An-Nazi’at 37-41).

Kemana saya setelah mati?


Setiap jiwa pasti mati dan jika sudah tiba saatnya (ajal) tidak akan dimajukan atau dimundurkan sedetik-pun, saat inilah sudah terlambat untuk bertaubat.

Dan bagi setiap umat ada ajalnya. Apabila ajal itu sudah datang tidak dapat mereka meminta diundurkan atau dimajukan sesaat juapun (Al-A’raf 34).

Dia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku beramal dahulu untuk hidupku ini” (Al-Fajr 24).

Ketika kita dibangkitkan di akhirat nanti, semua yang kita lakukan di dunia akan dihisab satu persatu. Keputusannya hanya dua, syurga atau neraka.

Tiap-tiap jiwa akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatannya (Al-Mudatsir 38).

Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), tentu kami tidak termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala ini” (Al-Mulk 10).

Akhirul kalam, jika kita memahami arti hidup maka kita harus mengutamakan kehidupan akhirat karena dunia ini persinggahan sementara dari perjalanan panjang kehidupan kita. Kehidupan dunia harus digunakan untuk menyiapkan bekal sebanyak mungkin untuk kehidupan abadi di akhirat nanti. Wallahu a’lam bi ash-shawab

maccazzart metropolis

Maccazzart Metropolis


Salamualaikuuuummmmmm…!!!!!!!!

kalian sudah tau blom..?? kalo pemkot Maksassar tu berencana membuat jalan layang ya..mungkin seperti layang2 gitu.

saya juga blom tau nich!!

Ini dikarenakan upaya menjadikan Makassar sebagai kota metropolitan..(wow keren!!!).

saya sich mau kalo fasilitas2 dikota tempat bernaungnya the maczman ini jadi kayak kota2 besar laennya di negeri seperti jakarta, bandung.

sapa ka yg tdk mau kalo fasilitas di tempat bermukimnya jd lebih modern dan efisien gitu,...... apa bener nih??

ya.. khan kalo prasarananya seperti kota2 besar laennya khan enak gitu. apalagi kalo udah mirip seperti kota2 di japan (enak gila!!). betul tidak??. He3....

tapi pastinya dengan adanya pembangunan untuk menjadikan Makassar menjadi kota metropolitan mau tdk mau model kehidupan kota metropolitan pun ngikut tercipta untuk makassar (kayak lagunya ungu saja nie!!).... tapi betul ka'!!

bagi saya seah, tena ki' masalah kalo Makasaar mo dijadikan kota metropolitan bahkan saya dukung (Ayo ..dukung saya!!!) .....tapi ada sesuatu yg lebih patut kita pikirkan (mari pikir bersama) dibalik upaya menjadikan Makasar sebagai kota metropolitan.

apakah dana dalam pembangunan Makassaar menjadi kota metropolitan tu bukan merupakan suatu tindakan yg kurang tepat.

mengapa demikian?? gini... coba deh kita liat kemiskinan dan kriminalitas yg terjadi di kota ini.

bukankah lebih baik, sebelum kita mengeluarkan dana yg begitu besar untuk menjadikan Makassar sebagai kota metropolitan justru terlupakan kewajiban bapak2 kita dalam melayani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. (udah blom??)

bukankah lebih baik juga,bagaimana bapak2 kita nih lebih mengutamakan pembangunan manusia2 yang berpendidikan dan berguna. apalagi tidak menutup kemungkinan dana yg diperlukan untuk kota metropolitan diambil juga alias korupsi oleh mereka2 yang memegang tender ini.

ini bukan mo menuduh tapi kenyataan yang terjadi khan korupsi tu udah menjadi hal yg lumrah di kalangan bapak2 kita (sory y bapak2 kalo tersinggung).....EGP.

dan nantinya kalo Makassar menjadi kota metropolitan maka kehidupan kota metropolitan pun pasti akan tercipta di sini. dan pasti dampak negatifnya, akan lebih banyak dibanding sisi positifnya.

tidak percaya (liat aja nanti); ya... kehidupan hedon para anak muda kota ini akan lebih marak, pergaulan bebas yg lebih terfasilitasi, kriminalitas yg akan meningkat, dan kesenjangan sosial yg mencolok.

sebenarnya sih bagi saya tidak masalah dengan kota metropolitan (saya udah bilang dari tadi khan?!). saya aja mendambakannya. tapi kalo dibangun di alam sistem kehidupan yg seperti s'karang ini maka kerusakan akan terjadi.

ya.. karena memang sudah demikian karakter dari sistem kehidupan sekuler yang kapitalistik ini. tidak akan memikirkan moral anak Makassar tapi hanya kejar trus keuntungan...Manfaat ces...manfaat.

ujung2nya kehidupan yg tercipta hanya mengejar kepuasan nafsu para manusia2 bejat.

iya.. seh pembangunan yang mo diupayakan tu memang merupakan bentuk pelayanan bapak2 kita terhadap masyarakat tapi apakah pelayanan terhadap kebutuhan primer masyarakatnya terpenuhi apa tidak? dan juga apakah pelayanan yang sedang di nikmati tu memberikan nilai yang berarti atau tidak?.

jadi, untuk hidup ceria di dalam kota metropolitan why not, tapi sistem hidup yang diterapkan harus sistem yang ceria juga dong... sistem yang berasal dari Pemilik Keceriaan.